|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berita Terkini
FUI Kota Bogor Tuntut SKB Ahmadiyah Segera Keluar
Ratusan massa FUI (Forum Umat Islam) Kota Bogor menghadiri Tabligh Akbar pembubaran Ahmadiyah di Masjid Raya Bogor (09/05). Dalam Tabligh Akbar yang diisi oleh orasi para tokoh-tokoh Muslim Kota Bogor ini semuanya serentak menyatakan agar pemerintah segera mengeluarkan SKB pembubaran Ahmadiyah secepatnya. Tanggal: 2008-05-09 20:11:02 | Penulis: admin
Diskusi Publik Kontruksi Kepemimpinan Muda Menuju Kebangkitan bangsa
Pemimpin yang baik tidak saja bisa menggerakkan massa namun juga dapat memecahkan masalah dengan cepat dan tepat disamping itu dapat mengambil suatu keputusan dengan cepat, demikian yang dikatakan Yusril Ihza Mahendra dalam acara diskusi publik kontruksi kepemimpinan muda menuju kebangkitan bangsa di Jakarta Media Centre (8/05).Tanggal: 2008-05-09 20:08:16 | Penulis: admin
Adnan Buyung di somasi FUI!
Forum Umat Islam mengecam keras pernyataan Anggota Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hukum Adnan Buyung Nasution yang merendahkan Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin melalui wawancara yang disiarkan oleh Radio BBC pada hari Rabu 7 Mei pukul 18.00-18.30.
Pernyataan Buyung yang memicu kemarahan umat Islam, karena dalam petikan wawancara itu, dia mengatakan, bahwa Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai manusia yang tidak punya harga diri atau rasa malu. "Kami menuntut Adnan Buyung Nasution untuk meminta maaf atas pernyataan kasar secara terbuka di semua media massa cetak dan elektronik selama tujuh, hari, kalau tidak akan ada tindakan selanjutnya, " tegas Sekjen FUI M Al-Khaththath saat jumpa pers di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Kamis (8/5). Tanggal: 2008-05-09 19:38:11 | Penulis: admin
Artikel
Sultan yang menjadi orang buangan
Seorang Sultan Mesir konon mengumpulkan orang orang
terpelajar, dan-seperti biasanya--timbullah pertengkaran. Pokok masalahnya adalah Mikraj Nabi Muhammad. Dikatakan, pada kesempatan tersebut Nabi diambil dari tempat tidurnya, dibawa ke langit. Selama waktu itu ia menyaksikan sorga neraka, berbicara dengan Tuhan sembilan puluh ribu kali, mengalami pelbagai kejadian lain--dan dikembalikan ke kamarnya sementara tempat tidurnya masih hangat. Kendi air yang terguling karena tersentuh Nabi waktu berangkat, airnya masih belum habis ketika Nabi turun kembali. Beberapa orang berpendapat bahwa hal itu benar, sebab ukuran waktu disini dan di sana berbeda. Namun Sultan menganggapnya tidak masuk akal. Para ulama cendikia itu semuanya mengatakan bahwa segala hal bisa saja terjadi karena kehendak Tuhan. Hal itu tidak memuaskan raja. Tanggal: 2008-03-07 15:07:06 | Penulis: admin
Tausiyah
Semut dan Cacing
Seekor semut yang pikirannya tersusun dalam rencana teratur,
sedang mencari-cari madu ketika seekor capung hinggap menghisap madu dari bunga itu. Capung itu melesat pergi untuk kemudian datang kembali. Kali ini Si Semut berkata, "Kau ini hidup tanpa usaha, dan kau tak punya rencana. Karena kau tak punya tujuan nyata ataupun kira-kira, apa pula ciri utama hidupmu dan kapan pula berakhir?" Tanggal: 2008-03-07 15:09:31 | Penulis: admin
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Copyright © 2005 MasjidKotaBogor.Com Tidak dilarang untuk menyalin isi dari situs ini dengan menulis sumber URL |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||