|
|||||
Prihatin NU Terseret PilkadaKetua Pengurus Besar Nahdlatul Ulamaa (PBNU) KH Masdar Farid Mas’udi prihatin atas banyaknya elit NU yang tergiur masuk dalam politik praktis. “Hal itu nampak jelas pada saat partai-partai politik masih tidur berselimut, NU malah sudah sibuk menetapkan siapa calon untuk pilkada, sekaligus sibuk mencarikan pasangan dan membuat jaringan pendukungnya dan kalah,” ujar Masdar, Minggu (17/2) kemarin.Masdar mengaku cemas dengan hal itu. Menurunya publik semakin tidak percaya dengan ikrar NU untuk kembali ke khittahnya sebagai ormas keagamaan keumatan. Sebab, figur yang diusung atau mengusung diri dalam pilkada adalah orang pertama yang menjadi simbol dan representasi organisasi. “Maka orang pun berkesimpulan lebih jauh: NU bukan saja masih mengidap syahwat politik tegangan tinggi, tapi sekaligus diturunkan martabatnya menjadi alat politik para elitnya belaka,” tuturnya. Menurut Masdar hal ini adalah persoalan maha serius. Kalau dibiarkan bisa merontokkan kredibilitas moral NU dan sekaligus eksistensinya. Karena itu, dia mendesak para sesepuh NU turun tangan menangani hal tersebut. “Para kiai yang mukhlis dan arif terutama di jajaran syuriah yang menurut konstitusi NU paling bertanggung jawab harus turun gunung menyelamatkannya,” tukasnya. Sumber: Pakuan Raya |
|
||||
|
Copyright © 2005 MasjidKotaBogor.Com Tidak dilarang untuk menyalin isi dari situs ini dengan menulis sumber URL |
|||||
|
|
|
|
|
||