Aksi Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan di Naval Medical Research Unit-2 (NAMRU-2)
Puluhan massa yang berasal dari beberapa organisasi kepemudaan dan mahasiswa antara lain KNPI, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah, Himpunan Mahasiswa Islam dan Gema Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di Naval Medical Research Unit-2 (NAMRU-2) Jl. Percetakan Negara No. 29 Jakarta Pusat (Gedung Litbangkes Depkes) (25 /04/2008) menuntut Pemerintah menolak keberadaan NAMRU-2 serta menghentikan operasinya di Indonesia karena di duga kuat melakukan aktivitas intelijen.
Erwin Permana (Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Anti Imperialisme) membacakan Press Release berisikan tuntutan, intinya antara lain :
1. Menuntut Pemerintah agar menolak keberadaan NAMRU-2 di Indonesia serta menghentikan operasinya.
2. Menuntut Pemerintah agar mengambil alih laboratorium NAMRU-2, untuk dikelola Depkes RI dan digunakan bagi kepentingan rakyat Indonesia, staff AL-AS yang ada di NAMRU di usir dari bumi Indonesia karena mereka diduga kuat melakukan aktivitas intelijen.
3. Mendukung Siti Fadillah Supari (Menkes) yang menginginkan laboratorium NAMRU-2 dihentikan aktivitasnya dan rumah sakit-rumah sakit tidak lagi mengirim sample penyakit ke NAMRU-2.
4. Menyerukan kepada Pemerintah RI untuk bertindak cooperative, dengan menegakkan syari’ah di bawah institusi Daulah Khilafah saja, kita bisa menjadi sebuah Negara yang mandiri, karena hukum syara mengharamkan kaum muslim menggantungkan hidupnya pada orang kafir.
5. Mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama berjuang menegakkan Syariah Islam sebagai satu system kenegaraan sehingga kita segera keluar dari krisis multidimensi yang terjadi.
.jpg)
.jpg)

Sumber: sumber